Dr. (H.C) Martha Tilaar, telah berpulang pada tanggal 14 oktober 2026 dan sudah dimakamkan di San Diego Hills Memorial Park pada tanggal 16 oktober 2026. Semasa hidupnya, Beliau merupakan salah satu tokoh perempuan yang berperan penting dalam perkembangan industri kecantikan Indonesia. Ia dikenal sebagai pendiri Martha Tilaar Group dan sosok di balik perkembangan merek kosmetik Sariayu, yang mengangkat kekayaan alam serta tradisi kecantikan Nusantara.
Lahir pada 4 September 1937, Martha Tilaar membangun perjalanan bisnisnya melalui proses panjang, dimulai dari sebuah salon sederhana di garasi rumah orang tuanya di Menteng, Jakarta. Usaha tersebut kemudian berkembang menjadi kelompok bisnis yang bergerak di bidang kosmetik, perawatan tubuh, salon, spa dan pendidikan kecantikan.
Martha Tilaar lahir dengan nama Martha Handana di Kebumen, Jawa Tengah. Ketertarikannya pada dunia kecantikan berkembang menjadi pilihan karier yang serius. Ia menempuh pendidikan kecantikan di America Serikat, termasuk di Academy of Beauty Culture di Bloomington Indoana.
Pengalaman belajar di luar negeri memberinya wawasan tentang teknik kecantikan modern. Ketika kembali ke Indonesia, ia melihat peluang untuk mengembangkan layanan kecantikan yang tidak sekadar mengikuti tren Barat, tetapi juga memanfaatkan bahan alami dan tradisi perawatan perempuan Indonesia.
Pada tahun 1970, Martha memulai usahanya dengan membuka salon kecantikan sederhana berukuran 4 x 6 meter di garasi rumah orang tuanya, Yakob Handana, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Dari tempat yang sederhana itu, Martha membangun reputasi dan mengembangkan pemahamannya mengenai kebutuhan konsumen. Pada 1972, ia membuka Martha Griya Salon, tempat ia mulai mengembangkan perawatan kecantikan tradisional dengan memanfaatkan tanaman herbal.
Awal perjalanan tersebut menunjukkan bahwa sebuah bisnis besar tidak selalu dimulai dengan modal dan fasilitas yang besar. Konsistensi, pengetahuan, keberanian mengambil peluang dan pemahaman terhadap pelanggan menjadi bagian penting dari proses membangun usaha.
Tonggak penting berikutnya terjadi pada 1977, ketika Martha Tilaar bersama Bernard Pranata dan Theresia Harsini Setiady mendirikan PT. Martina Berto. Pada tahun yang sama, Sariayu diperkenalkan sebagai merek kecantikan dan jamu modern.
Seiring pertumbuhan usaha, Martha tidak berhenti pada satu merek kosmetik, Ia memperluas bisnisnya ke berbagai konsumen yang berbeda. Beberapa merek dan lini usaha yang berkembang antara lain :
Selain itu, kelompok usaha ini mengembangkan pendidikan kecantikan melalui Puspita Martha International Beauty School, serta layanan produksi kosmetik dan jasa salon. Pt. Martino Bertho mendirikan pabrik sendiri pada 1981 dan kemudian menjadi perusahaan terbuka pada 2011.
Salah satu ciri khas perjalanan Martha Tilaar adalah keyakinannya bahwa bisnis dapat berkembang sekaligus memberikan manfaat sosial.
Ada tiga pelajaran yang menonjol dari perjalanan bisnisnya :
Pada 2016, Martha menerima Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma dari Presiden Joko Widodo atas kontribusinya terhadap kebudayaan Indonesia, termasuk pelestarian jamu dan herbal.
Martha Tilaar membangun kehidupan keluarga bersama suaminya, Prof. Dr. H.A.R. Tilaar, dan memiliki empat orang anak. Dalam perjalanan panjangnya, ia dikenal bukan hanya sebagai pengusaha, tetapi juga sebagai tokoh yang mendorong pelestarian budaya serta pengembangan potensi perempuan Indonesia.
Pada 14 Oktober 2026, Martha Tilaar berpulang dalam usi 89 tahun. Kepergiannya menandai berakhirnya perjalanan hidup seorang pelopor industri kecantikan Indonesia, tetapi karya dan nilai yang ia bangun tetap menjadi bagian dari sejarah bisnis nasional.
Ibu Martha Tilaar dimakamkan pada 16 Oktober 2026 di San Diego Hills Memorial Park, Karawang. Pada lokasi makam keluarga tipe Private Patung, di samping suami terkasih, Alm. Bpk. H.A.R Tilaar.
Kisah Martha Tilaar mengajarkan bahwa keberhasilan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Sebuah salom sederhana di garasi rumah dapat menjadi titik awal perjalanan panjang ketika disertai visi, ketekunan, inovasi dan keberanian untuk mengembangkan gagasan sendiri.
Warisan terbesarnya tidak hanya berupa perusahaan dan merek yang dikenal masyarakat, tetapi juga inspirasi untuk menciptakan bisnis yang membawa identitas Indonesia ke dunia modern serta memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.
Selamat jalan ibu Martha Tilaar. Kary, semangat dan konstribusi ibu bagi indistri kecantikan Indonesia akan tetap dikenang.
Sumber Referensi: